Lihat juga
05.03.2026 02:18 PMSentimen pasar masih cenderung waspada seiring meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran. Saat artikel ini disusun, nilai tukar USD/JPY berada di sekitar angka 157,00.
Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan dolar dibandingkan dengan enam mata uang utama, tampak bergerak positif meskipun sedang melakukan penyesuaian dari puncaknya yang tertinggi dalam sebulan dan setahun.
Data ekonomi yang dirilis di Amerika Serikat pada hari Rabu tidak memberikan dorongan signifikan bagi nilai dolar. Laporan dari ADP menunjukkan bahwa penambahan lapangan kerja di sector swasta meningkat sebesar 63. 000 di bulan Februari, dibandingkan dengan angka 11. 000 sebelumnya, melebihi prediksi konsensus yang diperkirakan mencapai 50. 000. Indeks Manajer Pembelian (PMI) untuk Sektor Jasa ISM naik menjadi 56,1 (dari 53,8 di bulan Januari), yang mengindikasikan bahwa pertumbuhan sektor ini masih berlanjut. Kondisi positif ini ditambah dengan kenaikan indeks pesanan baru, yang naik menjadi 58,6 dari 53,1. Namun, indeks harga yang dibayarkan mengalami penurunan menjadi 63 dari 66,6.
Meskipun demikian, pasangan mata uang tersebut saat ini menunjukkan respons yang lebih sedikit terhadap data ekonomi dibandingkan dengan ketegangan di kawasan Timur Tengah. Faktor geopolitik saat ini menjadi hal yang paling berpengaruh.
Konflik antara AS dan Iran, yang sudah memasuki hari kelima, tetap menjadi perhatian utama pasar di luar AS, dengan meningkatnya risiko inflasi global yang disebabkan oleh lonjakan harga minyak. Jepang, sebagai negara yang sangat bergantung pada impor energi, menghadapi potensi peningkatan biaya impor seandainya harga minyak terus meroket.
Kemarin, pada hari Rabu, Gubernur Bank of Japan, Kazuo Ueda, menegaskan kesiapan untuk memperketat kebijakan jika pertumbuhan ekonomi dan inflasi sesuai dengan yang diperkirakan. Namun, ia juga mengingatkan bahwa ketegangan politik di Timur Tengah, terutama krisis saat ini, bisa mempengaruhi prospek ekonomi Jepang. Dari sudut pandang teknikal, pasangan ini trading di atas semua rata-rata bergerak yang menunjukkan tren naik. Apabila pasangan ini berhasil melewati level 158,00, pergerakan bisa berlanjut menuju puncak yang terjadi pada bulan Januari. Indikator osilator pada grafik harian masih berada di zona positif, menandakan momentum bullish pasangan ini. Rata-rata bergerak eksponensial 9 hari menjadi level dukungan.
You have already liked this post today
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.

