Lihat juga
Uji harga di 1,3558 terjadi ketika indikator MACD sudah bergerak cukup jauh di atas garis nol, yang membatasi potensi kenaikan pasangan ini. Karena alasan inilah saya tidak membeli pound.
Data AS yang lemah, menunjukkan bahwa Producer Price Index (PPI) bulan Maret keluar jauh di bawah perkiraan ekonom, menekan dolar dan mendorong penguatan poundsterling. Perlambatan pertumbuhan PPI yang berada di bawah ekspektasi ini mengejutkan banyak pelaku pasar yang sebelumnya bertaruh pada kemungkinan laju inflasi di bulan Maret setelah dimulainya perang AS–Iran.
Hari ini akan ada pidato lagi dari Gubernur Bank of England, Andrew Bailey. Dalam pidatonya kemarin, ia tidak membahas isu-isu kebijakan moneter. Kemungkinan besar, penghindaran Bailey tersebut merupakan langkah terencana untuk menganalisis reaksi pasar terhadap data ekonomi lainnya. Pidato hari ini kemungkinan akan memberikan sinyal lebih jelas yang bisa dimanfaatkan pelaku pasar dalam strategi trading mereka. Perhatian khusus akan tertuju pada pernyataannya mengenai tekanan inflasi dan pasar tenaga kerja, karena kedua faktor ini berperan krusial dalam pembentukan keputusan kebijakan moneter.
Untuk strategi intraday, saya terutama akan mengandalkan Skenario #1 dan #2.
Skenario #1: Saya berencana membeli pound hari ini ketika harga mencapai titik entri di sekitar 1,3578 (garis hijau pada chart), dengan target kenaikan ke 1,3605 (garis hijau yang lebih tebal pada chart). Di 1,3605, saya berencana keluar dari pasar dan menjual pound berlawanan arah, dengan ekspektasi pergerakan sebesar 30–35 pip dari titik entri. Masuk akal untuk mengharapkan pound menguat hari ini dalam kondisi pasar yang bullish. Penting! Sebelum melakukan pembelian, pastikan indikator MACD berada di atas level nol dan baru mulai bergerak naik.
Skenario #2: Saya juga berniat membeli pound hari ini jika harga menguji level 1,3556 dua kali berturut-turut saat indikator MACD berada di area oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan mata uang dan memicu pembalikan pasar ke atas. Kenaikan dapat diantisipasi menuju level berlawanan di 1,3578 dan 1,3605.
Skenario #1: Saya berencana menjual pound setelah harga memperbarui level ke 1,3556 (garis merah pada chart), yang akan memicu penurunan tajam pada pasangan mata uang tersebut. Target utama penjual akan berada di level 1,3529, di mana saya berencana menutup posisi jual dan segera membuka posisi beli berlawanan arah (dengan ekspektasi pergerakan 20–25 pip berlawanan arah dari level tersebut). Tekanan pada pound dapat kembali jika ketegangan antara AS dan Iran meningkat. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah level nol dan baru mulai bergerak turun.
Skenario #2: Saya juga berencana menjual pound hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada harga 1,3578 saat MACD berada di area overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan mata uang dan memicu pembalikan pasar ke bawah. Penurunan dapat diantisipasi menuju level berlawanan di 1,3556 dan 1,3529.
Penting: Trader pemula di pasar Forex harus sangat berhati-hati ketika mengambil keputusan entri. Sebaiknya berada di luar pasar sebelum laporan fundamental penting dirilis, untuk menghindari tertangkap dalam fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memilih untuk tetap trading saat rilis berita, selalu pasang stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa memasang stop order, Anda bisa dengan cepat kehilangan seluruh deposit, terutama jika Anda tidak menggunakan money management dan trading dengan volume besar.
Dan ingat, untuk trading yang sukses, sangat penting memiliki rencana trading yang jelas, seperti yang disajikan di atas. Keputusan trading spontan yang hanya didasarkan pada situasi pasar saat ini pada dasarnya adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday.