Lihat juga
Pasangan mata uang EUR/USD sekali lagi menunjukkan pergerakan yang sangat lemah. Mungkin pergerakan yang paling menarik justru terjadi pada malam hari, ketika pasangan ini turun sekitar 30 pip pada saat pembukaan pasar. Hal ini disebabkan oleh pelanggaran kembali gencatan senjata antara Iran dan AS selama akhir pekan, dan pada Senin malam, Donald Trump menyebut proposal Teheran untuk mengakhiri perang sebagai tidak dapat diterima. Akibatnya, pasar segera mulai mengantisipasi dimulainya kembali perang, yang sempat mendukung penguatan dolar. Namun, euforia dolar tersebut tidak bertahan lama. Seperti telah disebutkan sebelumnya, faktor geopolitik tidak lagi memberikan dukungan sekuat dulu bagi mata uang AS. Faktor ini pada dasarnya sudah diperhitungkan dalam harga, dan Teheran serta Washington telah sepakat untuk melanjutkan negosiasi, sehingga perang masih tertahan. Oleh karena itu, sepanjang sesi harian, Euro cukup mudah pulih, tetapi pergerakannya tetap lebih cenderung sideways daripada naik. Tren naik pada time frame satu jam masih terjaga, sehingga dalam jangka pendek kami hanya mengantisipasi pertumbuhan dari Euro.
Pada timeframe 5 menit, satu sinyal trading terbentuk pada hari Senin. Selama sesi perdagangan Eropa, harga memantul dari area 1.1745-1.1754, sehingga trader pemula dapat membuka posisi beli. Sepanjang hari, harga naik sekitar 15–20 pip, yang bisa dengan mudah dikantongi oleh para pemula.
Pada timeframe per jam, tren naik masih bertahan, dan Euro akhirnya mulai berbalik naik. Penguatan mata uang Amerika telah berhenti, karena konflik di Timur Tengah berada dalam mode "tenang", tetapi mata uang Eropa juga tidak terburu-buru naik, karena negosiasi berjalan sangat lambat, tidak ada informasi resmi, dan kedua belah pihak secara berkala melanggar ketentuan gencatan senjata.
Pada hari Selasa, trader pemula dapat membuka posisi jual dengan target 1.1655-1.1666 jika harga terkonsolidasi di bawah area 1.1745-1.1754. Transaksi beli baru dapat dipertimbangkan jika terjadi pantulan dari area 1.1745-1.1754, dengan target 1.1830-1.1837.
Pada timeframe 5 menit, level-level berikut perlu diperhatikan: 1.1354-1.1363, 1.1413, 1.1455-1.1474, 1.1527-1.1531, 1.1584-1.1591, 1.1655-1.1666, 1.1745-1.1754, 1.1830-1.1837, dan 1.1899-1.1908. Pada hari Selasa, Zona Euro dan Jerman akan merilis ZEW Economic Sentiment Index, sebuah indikator sekunder, dan di AS akan dirilis laporan inflasi bulan April. Namun, trader harus siap dengan kemungkinan bahwa pasar juga dapat mengabaikan laporan ini.
Level Support dan Resistance: Ini adalah level yang menjadi target untuk membuka atau menutup posisi, dan juga dapat menjadi titik untuk menempatkan order Take Profit.
Garis Warna Merah: Kanal atau garis tren yang menunjukkan arah dan tren saat ini, yang diharapkan menjadi panduan dalam trading.
Indikator MACD (14,22,3): Histogram dan garis sinyal ini berfungsi sebagai sumber tambahan untuk sinyal trading.
Peristiwa dan Laporan Penting: Berbagai peristiwa yang dicatat dalam kalender ekonomi dapat mempengaruhi pergerakan harga secara signifikan. Oleh karena itu, berhati-hatilah atau keluar dari pasar selama rilis berita tersebut untuk menghindari fluktuasi yang tajam.
Para trader pemula dalam Forex perlu menyadari bahwa tidak setiap transaksi akan membawa keuntungan. Sangat penting untuk merumuskan strategi yang terencana dan menerapkan manajemen keuangan yang baik agar dapat mencapai kesuksesan dalam trading jangka panjang.