Lihat juga
Pasangan mata uang EUR/USD tidak menunjukkan pergerakan yang menarik selama sesi trading Kamis, dan tidak ada rilis laporan makroekonomi penting maupun peristiwa fundamental atau geopolitik sepanjang hari. Karena itu, para trader tidak memiliki faktor pemicu untuk bereaksi, yang menjelaskan lemahnya pergerakan pasangan ini tidak hanya pada hari Kamis, tetapi juga sepanjang pekan lalu. Perlu dicatat bahwa Jumat lalu praktis menjadi hari libur karena perayaan Independence Day di AS. Sejak Jumat lalu hingga hari ini, volatilitas harian pasangan ini tidak pernah melebihi 40 pip, yang merupakan nilai yang sangat rendah. Satu-satunya peristiwa penting dalam lima hari terakhir adalah ISM Services PMI di AS dan eskalasi ketegangan di Timur Tengah. Nilai indeks ISM sesuai dengan perkiraan, sementara pasar telah mengabaikan faktor geopolitik selama lebih dari sebulan. Dengan demikian, tidak ada alasan bagi euro untuk bergerak kuat pekan ini. Secara teknikal, koreksi naik masih berlanjut.
Pada timeframe 5 menit, dua sinyal trading terbentuk pada hari Kamis. Harga dua kali memantul dari area 1,1420-1,1432, namun karena volatilitas yang rendah, harga gagal menunjukkan kenaikan yang signifikan. Pada sesi malam, harga kembali memantul dari area tersebut untuk ketiga kalinya, sekali lagi memberi kesempatan bagi trader pemula untuk membuka posisi beli dengan target 1,1527-1,1531.
Pada timeframe per jam, tren turun selama dua bulan masih berlanjut, dan dalam beberapa minggu terakhir kita hanya melihat koreksi naik yang lemah. Saat ini, garis tren menurun sudah ditembus, tetapi hal ini belum mengubah apa pun. Sebelumnya garis ini juga pernah ditembus, dan penguatan euro tetap sangat lemah. Oleh karena itu, kami cenderung berasumsi bahwa tren turun masih berlanjut, tetapi sedang terjadi koreksi naik yang bergerak berlawanan dengan tren tersebut.
Pada hari Jumat, trader pemula dapat membuka posisi sell dengan target 1,1354-1,1363 jika harga terkonsolidasi di bawah area 1,1420-1,1432. Posisi beli masih dapat dipertahankan dengan target 1,1527-1,1531, karena harga sudah tiga kali memantul dari area 1,1420-1,1432.
Pada timeframe 5 menit, level-level yang perlu diperhatikan adalah 1,1292, 1,1354-1,1363, 1,1420-1,1432, 1,1527-1,1531, 1,1584-1,1594, 1,1655-1,1666, 1,1745-1,1754, 1,1830-1,1837. Pada hari Jumat, tidak ada peristiwa atau publikasi penting yang dijadwalkan di zona euro maupun AS. Pada sesi malam, pasangan mata uang ini menunjukkan pergerakan yang cukup baik, namun pada sesi siang, kita kembali mungkin akan menghadapi volatilitas yang rendah.
Level-level harga (area) support dan resistance adalah target ketika membuka posisi beli atau jual, sekaligus menjadi sumber sinyal.
Garis merah menunjukkan channel atau garis tren yang menggambarkan tren saat ini dan mengindikasikan arah yang lebih disukai untuk trading.
Indikator MACD (14,22,3) – histogram dan garis sinyal – adalah indikator tambahan yang juga dapat digunakan sebagai sumber sinyal.
Pernyataan dan laporan penting (yang tercantum dalam kalender berita) dapat memberikan dampak signifikan pada pergerakan pasangan mata uang. Oleh karena itu, selama rilis data tersebut, trading sebaiknya dilakukan dengan kehati-hatian maksimum, atau keluar sementara dari pasar untuk menghindari pembalikan tajam yang berlawanan dengan pergerakan sebelumnya.
Pemula yang trading di pasar forex harus mengingat bahwa tidak setiap transaksi akan menghasilkan keuntungan. Mengembangkan strategi yang jelas dan menerapkan manajemen risiko dan modal dengan disiplin adalah kunci keberhasilan jangka panjang dalam trading.