empty
 
 
21.07.2026 11:18 AM
Analisis EUR/USD – 21 Juli: Euro Terus Melemah

This image is no longer relevant

Struktur gelombang pada grafik 4 jam untuk EUR/USD menjadi semakin kompleks. Masih belum ada indikasi bahwa segmen tren naik (yang ditampilkan pada grafik bawah) yang dimulai pada Januari tahun lalu telah batal. Namun, struktur tren tersebut kini telah berubah menjadi bersifat korektif. Dalam jangka panjang, gelombang C diperkirakan akan berkembang, dengan titik terendah yang berada di bawah titik terendah gelombang A. Saat ini, titik terendah gelombang C sudah berada di bawah titik terendah gelombang A, yang berarti gelombang C mungkin selesai kapan saja. Namun, jika latar belakang berita tetap mendukung dolar AS, gelombang ini mungkin menjadi jauh lebih panjang.

Pada timeframe yang lebih pendek, saya dapat mengidentifikasi struktur bearish lima gelombang yang klasik. Jika penafsiran ini benar, gelombang 4 saat ini sedang terbentuk, sementara gelombang 3 telah berbentuk pola lima gelombang. Setelah struktur ini selesai, instrumen ini dapat beralih ke rangkaian gelombang naik yang baru. Namun, menurut hitungan gelombang saat ini, gelombang 5 masih berada di depan. Oleh karena itu, euro dapat melemah hingga ke kisaran 1,13.

Pasangan EUR/USD turun 25 basis poin pada hari Senin, sekali lagi menunjukkan volatilitas harga yang sangat terbatas. Penurunan euro dalam beberapa hari terakhir memang moderat, tetapi penguatannya dalam beberapa minggu terakhir juga relatif lemah. Akibatnya, aktivitas pasar secara keseluruhan tetap lesu. Pada tahap ini, para pelaku pasar terutama dapat mengandalkan hitungan gelombang atau bentuk analisis teknikal lainnya. Jika titik terendah dari gelombang b yang diasumsikan berada dalam gelombang 4 ditembus, hal ini akan mengindikasikan bahwa gelombang 4 telah selesai. Dalam kasus tersebut, kita akan mendapatkan konfirmasi bahwa pasangan ini telah memasuki gelombang 5 dari C. Jika tidak, gelombang 4 berpotensi berkembang menjadi struktur lima gelombang yang lebih panjang.

Hampir tidak ada berita penting pada hari Senin. Hanya sedikit judul berita yang muncul sepanjang hari, dan sebagian besar terkait geopolitik—faktor yang belakangan ini cenderung diabaikan oleh para pelaku pasar. Masalahnya, hampir setiap hari terus bermunculan banyak informasi dari Timur Tengah, dan sebagian besar hanya mencerminkan perubahan sifat konflik antara Iran dan Amerika Serikat. Pasar tidak lagi bereaksi terhadap serangan rudal berikutnya atau kerusakan kilang minyak berikutnya. Sebaliknya, para pelaku pasar menunggu adanya terobosan dalam negosiasi atau eskalasi konflik yang lebih lanjut.

Namun, mengingat laju kenaikan euro yang sangat lemah, saya masih cenderung berpendapat bahwa pasar tetap bersedia memperdagangkan dinamika geopolitik. Karena konflik antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas, hal ini menjadi faktor positif bagi dolar AS. Konflik yang berlanjut dapat mendorong inflasi kembali meningkat pada bulan Juli, yang dapat membuat Federal Reserve mempertimbangkan ulang pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut, dan ini juga akan mendukung dolar. Oleh karena itu, saya tidak mengantisipasi rally yang sangat kuat pada mata uang AS, tetapi gelombang 5 dari C masih dapat berkembang seperti yang diharapkan. Berdasarkan semua hal di atas, saya menilai probabilitas penurunan EUR/USD lebih lanjut pada minggu ini lebih tinggi dibandingkan probabilitas kenaikan kembali.

This image is no longer relevant

Kesimpulan

Berdasarkan analisis EUR/USD saya, saya menyimpulkan bahwa pasangan ini masih berada dalam segmen tren naik yang lebih luas (terlihat pada grafik bawah), sementara dalam jangka pendek masih bergerak di dalam segmen tren menurun. Menurut pandangan saya, pasar sedang mendekati peluang yang menarik untuk mulai membangun posisi beli, meskipun pasangan ini masih dapat turun ke kisaran level 1,13 sebagai bagian dari gelombang 5 dari C. Analisis gelombang sering kali menghasilkan perkembangan yang tidak terduga, sehingga saya sudah mulai mengalihkan fokus ke peluang pembelian.

Pada time frame yang lebih panjang, segmen tren naik terlihat jelas, diikuti oleh pembentukan struktur gelombang korektif. Dalam jangka dekat, gelombang C diperkirakan akan berkembang dengan target di sekitar 1,1352, yang bertepatan dengan level Fibonacci retracement 38,2%. Setelah struktur korektif A-B-C selesai, tren bullish jangka panjang yang baru berpotensi dimulai.

Prinsip Utama Analisis Saya

  1. Struktur gelombang sebaiknya sederhana dan mudah ditafsirkan. Struktur yang kompleks sulit untuk diperdagangkan dan sering berubah selama proses pembentukannya.
  2. Jika Anda tidak yakin dengan kondisi pasar saat ini, lebih baik tetap di luar pasar terlebih dahulu.
  3. Tidak akan pernah ada kepastian mutlak mengenai arah pasar. Selalu gunakan order Stop Loss sebagai perlindungan.
  4. Analisis gelombang dapat digabungkan dengan bentuk analisis teknikal lainnya dan berbagai strategi trading.
Chin Zhao,
Analytical expert of InstaTrade
© 2007-2026

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.