empty
 
 
10.09.2026 02:11 PM
EUR/USD: Kiat-kiat Trading untuk Trader Pemula – 10 September (Sesi AS)

Analisis Transaksi dan Rekomendasi Trading untuk Euro

Uji harga di 1,1629 terjadi ketika indikator MACD sudah bergerak cukup jauh di bawah garis nol, sehingga membatasi potensi penurunan pasangan ini. Karena alasan itu, saya tidak menjual euro.

Laporan bulan Agustus mengonfirmasi laju inflasi Jerman menjadi 2,9% tahun ke tahun, dan estimasi awalnya sepenuhnya terkonfirmasi. Namun, jika kita melihat lebih rinci strukturnya, kenaikan ini sepenuhnya didorong oleh harga energi, bukan oleh kenaikan harga yang menyeluruh. Menurut saya, ini adalah faktor penting, karena kenaikan inflasi ini dipicu oleh faktor eksternal, bukan faktor domestik. Perlu dicatat bahwa tagihan listrik, gas, dan pemanas rumah tangga justru turun dibandingkan tahun lalu berkat langkah-langkah pemerintah, sementara hanya harga bahan bakar yang tinggi yang mendorong angka keseluruhan lebih tinggi. Dengan kata lain, otoritas memiliki instrumen untuk menahan tarif utilitas, tetapi tidak untuk harga bahan bakar. Bagi ECB, yang hari ini menaikkan suku bunganya menjadi 2,5%, ini adalah pengingat lain bahwa faktor energi masih menekan inflasi.

Jelas bahwa, euro akan menghadapi paruh kedua hari yang cukup sibuk, karena selain pertemuan ECB itu sendiri, pasar juga akan menerima data penting AS terkait harga produsen, penjualan rumah yang sudah ada, dan klaim awal tunjangan pengangguran. Producer Price Index mencerminkan inflasi pada tahap yang lebih awal, sebelum harga mencapai konsumen, sehingga penyimpangan dari perkiraan bisa secara signifikan mengubah ekspektasi terhadap kebijakan The Fed. Ini terutama menarik bagi saya mengingat dolar belakangan ini terlihat lemah dan nyaris tidak bereaksi terhadap data ekonomi.

Prospek bagi mata uang tunggal adalah sebagai berikut: jika inflasi AS keluar di atas perkiraan, permintaan terhadap dolar bisa kembali dan membatasi potensi kenaikan EUR/USD. Namun, nada ECB dan Lagarde yang terutama akan menentukan arah pergerakan pasangan ini hari ini, sementara data AS akan menjadi faktor sekunder. Saya menilai apabila data inflasi lembut dan bank sentral menyampaikan sinyal bernada hawkish, euro memiliki peluang bagus untuk menguat, sementara data PPI yang kuat bisa memberi ruang bagi dolar untuk mengembalikan sebagian pelemahan terakhirnya.

Untuk strategi intraday, saya akan lebih berfokus pada implementasi Skenario No. 1 dan No. 2.

This image is no longer relevant

Sinyal Beli

Skenario No. 1: Hari ini, euro bisa dibeli ketika harga mencapai sekitar 1,1639 (garis hijau pada grafik), dengan target di 1,1675. Di 1,1675, saya berencana menutup posisi dan sekaligus menjual euro berlawanan arah, dengan target pergerakan 30–35 poin dari titik entri. Euro diperkirakan akan naik hari ini hanya jika data AS keluar lemah. Penting! Sebelum membuka posisi beli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik dari garis tersebut.

Skenario No. 2: Saya juga berencana membeli euro hari ini jika harga dua kali berturut-turut menguji level 1,1616 sementara indikator MACD berada di area oversold. Ini akan membatasi potensi penurunan pasangan tersebut dan memicu pembalikan naik. Kenaikan menuju level berlawanan di 1,1639 dan 1,1675 bisa diantisipasi.

Sinyal Jual

Skenario No. 1: Saya berencana menjual euro setelah harga mencapai 1,1616 (garis merah pada grafik). Targetnya adalah 1,1584, di mana saya berencana menutup posisi dan segera membuka posisi beli berlawanan arah, dengan target pergerakan 20–25 poin berlawanan arah dari level tersebut. Tekanan turun pada pasangan ini akan kembali jika data ekonomi yang rilis kuat. Penting! Sebelum membuka posisi jual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun dari garis tersebut.

Skenario No. 2: Saya juga berencana menjual euro hari ini jika harga dua kali berturut-turut menguji level 1,1639 sementara indikator MACD berada di area overbought. Ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan tersebut dan memicu pembalikan turun. Penurunan menuju level berlawanan di 1,1616 dan 1,1584 bisa diantisipasi.

This image is no longer relevant

Apa yang Ditampilkan pada Grafik:

  • Garis hijau tipis – menunjukkan harga masuk di mana instrumen trading dapat dibeli;
  • Garis hijau tebal – menunjukkan perkiraan harga di mana order Take Profit dapat ditempatkan atau profit dapat diambil secara manual, karena kelanjutan kenaikan di atas level ini kecil kemungkinannya;
  • Garis merah tipis – menunjukkan harga masuk di mana instrumen trading dapat dijual;
  • Garis merah tebal – menunjukkan perkiraan harga di mana order Take Profit dapat ditempatkan atau profit dapat diambil secara manual, karena kelanjutan penurunan di bawah level ini kecil kemungkinannya;
  • Indikator MACD – Saat masuk ke pasar, sangat penting untuk mempertimbangkan area overbought dan oversold.

Penting. Para trader Forex pemula harus sangat berhati-hati ketika mengambil keputusan untuk masuk ke pasar. Menjelang rilis laporan fundamental penting, sebaiknya tetap berada di luar pasar untuk menghindari paparan terhadap fluktuasi tajam nilai tukar. Jika Anda memutuskan untuk trading selama rilis berita, selalu pasang stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa stop order, Anda dapat kehilangan seluruh deposit dengan sangat cepat, terutama jika Anda tidak menggunakan manajemen keuangan yang tepat dan melakukan trading dengan volume besar.

Dan ingat bahwa trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas, seperti yang disajikan di atas. Mengambil keputusan trading secara spontan hanya berdasarkan situasi pasar saat ini pada dasarnya merupakan strategi yang tidak sukses bagi trader intraday.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.