Siber-Arkeologi: melewati bumi dan waktu menuju rahasia yang hilang
Selama bertahun-tahun, arkeologi merupakan urusan kebetulan dan pengeboran buta yang melelahkan. Namun kini, aturan permainannya telah berubah — penggalian tidak lagi ditujukan untuk menemukan sesuatu dengan keberuntungan tetapi untuk mengonfirmasi hipotesis. Siber-arkeologi telah menggabungkan pemindaian satelit, pengukuran laser, dan jaringan saraf, mengubah permukaan planet menjadi buku terbuka. Saat ini, AI menganalisis terabyte data yang tak terlihat oleh mata manusia dan melakukan "inventarisasi" masa lalu.