Para investor panik dan membuang saham-saham unggulan teknologi masa lalu
Sektor perangkat lunak, yang telah menggerakkan ekonomi digital selama beberapa dekade, kini menghadapi tantangan serius. Adopsi alat AI "agen" otonom telah memicu perubahan harga aset yang cepat. Dalam laporan Goldman Sachs terbaru, "Top of Mind," investor menyatakan kekhawatiran serius bahwa AI dapat "memakan" industri yang menciptakannya dengan mengotomatiskan proses pengkodean.
Terlepas dari kepanikan tersebut, analis Goldman Sachs percaya bahwa pemain pasar yang mapan masih memiliki ketahanan. Integrasi mendalam ke dalam alur kerja perusahaan, kumpulan data yang sangat besar, dan kontrak klien jangka panjang menciptakan penghalang pelindung. Gabriela Borges dari Goldman Sachs mencatat bahwa raksasa industri beradaptasi sebagai "pengikut cepat," menanamkan kemampuan AI ke dalam platform yang ada, sehingga mereka tidak menyerahkan pangsa pasar mereka kepada perusahaan rintisan yang agresif.
Namun, Rick Sherlund dari Sherlund Partners memperingatkan bahwa memiliki waktu untuk beradaptasi tidak menjamin keberhasilan. Pertanyaannya adalah seberapa radikal transformasi yang harus dilakukan perusahaan untuk bertahan hidup di dunia di mana biaya produksi kode semakin mendekati nol.
Para investor mengambil pendekatan selektivitas yang ketat di pasar saham. Para pelaku pasar tidak lagi membeli sektor itu sendiri; mereka memilih perusahaan yang dapat menunjukkan monetisasi AI yang nyata dan pendapatan yang stabil. Para ahli mengatakan perusahaan perangkat lunak perlu menunjukkan jalur yang jelas menuju peningkatan produktivitas dari integrasi jaringan saraf untuk menstabilkan harga saham mereka.
Meskipun terjadi penurunan nilai pasar banyak perusahaan teknologi besar, Goldman Sachs tidak melihat ancaman sistemik terhadap pasar kredit. Para analis menekankan bahwa tekanan pada obligasi teknologi tidak mungkin memicu gelombang gagal bayar. Namun, pergeseran mendasar sedang terjadi: karena otomatisasi menurunkan nilai tindakan penulisan perangkat lunak, nilai ekonomi bergeser dari kode itu sendiri ke layanan cerdas yang disediakan platform tersebut.
Para investor telah memahami pesannya: pasar sedang terpecah. Mereka yang tidak mampu menyesuaikan struktur biaya dan lini produk mereka dengan realitas AI berbasis agen berisiko menjadi usang.
Send feedback